Monthly Archives: November 2020

Sejarah Tentang Animasi di Indonesia

Sejarah animasi di Indonesia, jika dilihat dari tahun awal dimana Indonesia pertama kali mengetahui tentang ‘animasi’ tentu sudah sangat banyak animasi yang kita lewati. Dalam artian, sudah ada beberapa perkembangan jika dibandingkan dengan masa-masa di awal tahun 50-an. Pada tahun 1952 Walt Disney atau yang biasa kita kenal sebagai pendiri Disney, pada saat itu sudah memulai karirnya di dalam bidang animasi. Dengan beberapa judul film animasi di tahun tersebut sudah dapat membuat nama Walt Disney menjadi naik.

Karena merasa tertarik, presiden Republik Indonesia kita yang pertama, yaitu Ir. Soekarno berkata bahwa beliau juga ingin mempelajarinya. Namun, pada saat itu bukan beliau sendiri yang ingin pergi ke ‘Disney’ untuk mempelajarinya animasi pada saat itu, melainkan beliau mengirim seseorang bernama Dukut Hendronoto untuk mempelajari animasi lebih dalam lagi.

Setelah selesai mempelajari animasi disana, yaitu pada tahun 1955 Pak Dukut Hendronoto yang kemudian kembali ke Indonesia dan langsung membuat beberapa karyanya. Namun pada saat itu, belum dibuat sebuah film melainkan sebuah iklan animasi. Iklan tersebut ditujukan untuk sebuah pemilu. Judul dari iklan tersebut adalah “Si Doel Memilih”. Kemudian pada tahun 1963, Pak Dukut Hendronoto yang pada saat itu ingin mengembangkan program-program animasi di Indonesia, maka ia memutuskan pada akhirnya bergabung dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Animasi di TVRI.

Sejarah Tentang Animasi di Indonesia

Pada tahun 1970, seseorang bernama Alex Leo Zulkarnaen kembali ke Indonesia setelah berhasil menyelesaikan program studinya di dalam bidang Broadcasting di Jerman. Ia kembali ke Indonesia dan kemudian mengambil alih jabatan sebagai pimpinan dari TVRI. Ia juga merupakan orang pertama yang membuka slot iklan “Manasuka Siaran Niaga” dengan durasi 30 menit setiap harinya di TVRI. Hal tersebut juga secara bersamaan membuka sebuah kesempatan yang cukup bagus untuk para pembuat atau creator animasi yang ada di Indonesia. Di tahun yang sama, seorang seniman asal Amerika Serikat (AS) mendirikan sebuah studio animasi dengan nama Anima Indah di daerah Jakarta.

Seniman tersebut bernama Lateef Keele, ia mengaku bahwa dirinya sangat mencintai budaya s1288 Indonesia. Itu juga yang menjadi alasan kenapa ia mendirikan studio animasi tersebut di Indonesia. Ia juga mengirim beberapa Stafnya yang bekerja di studio tersebut ke beberapa studio-studio animasi seperti di Jepang, Inggris dan Amerika untuk dapat mempelajari semua tentang animasi. Tetapi, yang disayangkan adalah karya mereka yang pada saat itu masih sebatas iklan saja. Di tahun yang sama juga seorang illustrator bernama Drs. Suyadi yang berasal dari Lembaga Training Aid Center (bagian dari UNICEF), mulai memperkenalkan beberapa hasil-hasil karya animasinya.

Perkembangan Awal Animasi

Tahun 1974, dengan diadakannya sebuah Festival Mini yang saat itu dicetuskan oleh Dewan Kesenian Jakarta, memicu tumbuhnya film-film pendek animasi. Seperti beberapa film pendek yang menang di festival tersebut dengan judul “Kayak Beruang” yang merupakan karya dari Dwi Koendoro dan juga Pramono. Kembali ke Drs. Suyadi, beliau yang kemudian bergabung dengan TVRI pada tahun 1974. Di tahun 1979, Drs. Suyadi atau yang lebih familiar kita kenal dengan nama Pak Raden dari serial “Si Unyil”, menyisipkan cerita animasi tentang “Timun Mas”.

Kedua judul diatas merupakan hasil karya dari beliau dengan Perusahaan Produksi Film Negara (PPFN). Ketertarikan masyarakat pada saat itu akan animasi buatan lokal meningkat sejak ditayangkanya animasi “Timun Mas”. Terdapat beberapa judul lainnya juga yang pada akhirnya menjadi salah satu faktor yang membuat meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap animasi, antara lain “Rimba Si Anak Angkasa” dan “Si Huma”.

Animasi 3D

Seiring dengan berjalannya waktu, stasiun-stasiun televisi swasta yang kemudian semakin banyak mengusung tema animasi, dan dengan begitu pertumbuhan di bidang animasi juga menjadi sangat berkembang. Kebanyakan animasi pada saat itu masih diperlukan hanya sekedar untuk kebutuhan iklan saja, tetapi bukan berarti film animasi tidak menarik perhatian masyarakat luas. Di awal tahun 90-an, sudah mulai banyak studio animasi di Indonesia. Salah satunya yang cukup terkenal pada saat itu adalah Asiana Wang Animation yang bekerjasama dengan beberapa studio animasi dari seluruh daerah yang ada di Indonesia.

Selain animasi dalam bentuk 2 Dimensi (2D), di Indonesia juga pada era ini sudah mulai mengarah ke dalam animasi 3 Dimensi (3D). Contohnya adalah film animasi 3D yang dibuat oleh PT Index dan juga disutradarai oleh Yuwono. Film tersebut berjudul Hela Heli Helo menjadi film film animasi 3 Dimensi pertama di Indonesia. Film tersebut dibuat di Surabaya, dan di tayangkan di stasiun TPI.

Di tahun 1993, beberapa animator memiliki sebuah gagasan untuk membuat sebuah perkumpulan para animator di Indonesia. Mereka berpikir dengan adanya komunitas seperti tersebut maka mereka akan dapat bertukar pikiran, dan juga dapat membicarakan tentang animasi di Indonesia. Komunitas tersebut lalu diberikan nama Asosiasi Animasi Indonesia. Di Dalam komunitas tersebut banyak lahir orang-orang berpengaruh dalam dunia animasi.
Perkembangan Animasi tahun 2000-an

Pada tahun 2000-an, ditandai dengan tingkat produktivitas dari beberapa studio animasi dengan nama “Red Rocket Animation”. Studio animasi tersebut berhasil menggarap beberapa animasi yang disuguhkan dalam bentuk serial televisi dengan beberapa judul seperti “Aku dan Kau”, “Mengapa Domba Bertanduk dan Berbuntut Pendek” dan lainnya. Di masa ini juga tingkat dari popularitas animasi sangat melambung. Karena animasi yang di suguhkan buha hanya 2 dimensi saja, melainkan mengkombinasikannya dengan 3 Dimensi. Hal tersebut yang pada akhirnya membuat serial animasi di televisi sangat disukai oleh masyarakat.

Serial animasi 3 Dimensi juga sudah mulai meluaskan sayapnya ke dalam layar lebar. Salah satu judul dari film tersebut berjudul “Janus Prajurit Terakhir”. Di tahun 2004, film 3 Dimensi dengan judul “Homeland” menandai hadirnya perkembangan film 3 Dimensi dengan durasi yang cukup panjang, yaitu sekitar 30 menit. Film berdurasi 30 menit karya animator Indonesia tersebut membutuhkan waktu penggarapan selama 1 tahun, dan diproduksi oleh Studio Kasatmata.

Animasi Modern

Tahun 2008, studio animasi asal Indonesia yang berhasil membuat Indonesia bangga akan hasil karya nya. Hal tersebut dikarenakan mereka sudah berhasil membuat film animasi 3 Dimensi pertama yang ditayangkan di layar lebar. Film tersebut juga berhasil ditayangkan di beberapa negara. Dengan begitu berarti film ini sudah go internasional. Film animasi tersebut berjudul “Meraih Mimpi”, film ini mereka garap dan merupakan hasil adaptasi dari sebuah buku terkenal berjudul Sing to The Dawn. Pembuatan film tersebut diketahui melibatkan sekitar 150 lebih animator dari seluruh Indonesia, untuk pembuatannya. Awal mula dari penggarapan film tersebut adalah pemerintahan Singapura yaitu Infinite Frameworks menerima tawaran untuk membuat film animasi, maka jadilah film tersebut.

Demikian itulah beberapa perkembangan animasi di Indonesia, di era sekarang di mana internet sudah dapat diakses, animasi sudah dapat dinikmati dan di ciptakan dengan cukup mudah. Perkembangan animasi di Indonesia semakin lama terus berkembang mengikuti perkembangan yang ada, banyak juga dari beberapa animator Indonesia yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional, lewat animasi.

Karakter Animasi Jepang Populer Sepanjang Masa

Seperti halnya tokoh animasi Doraemon, hingga saat ini tayangan dari animasi tersebut masih diputar di salah satu stasiun televisi swasta. Dan tentunya mulai bermunculan tokoh-tokoh animasi Jepang yang baru, tetapi tidak selalu melalui televisi, melainkan melalui manga atau internet yang sekarang sudah mudah di akses oleh anak-anak. Atau melalui dari beberapa platform internet seperti youtube ataupun juga website penyedia layanan streaming anime.

Karakter Animasi Jepang Populer Sepanjang Masa

Hampir semua tokoh karakter Jepang ini juga menjadi populer di negara asalnya sendiri. Ada juga yang bahkan terkenal hanya di Indonesia saja. Berbagai macam alasan animasi tersebut tetap abadi dalam ingatan banyak orang. Animasi atau kartun khas Jepang yang seolah tidak ada matinya. Film ini dapat disukai oleh lintas usia, tidak hanya itu anime punya banyak sekali penggemar hampir di seluruh dunia. Genre-genre yang disuka dari anime cukup banyak seperti romance, comedy, hingga action. Dengan banyak ragam, tentu anime menjadi sebuah tayangan yang sangat recommended untuk ditonton. Berikut ini tokoh karakter dari animasi jepang yang paling terkenal.

Chibi Maruko Chan

Chibi Maruko-chan adalah sebuah serial anime yang diangkat dari sebuah manga populer. Dikarang oleh Momoko Sakura. Nama yang sama digunakan untuk panggilan tokoh utama dalam anime ini, yaitu seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang duduk dikelas 3 sekolah dasar. Kisahnya bertemakan komedi kehidupan sehari-hari anak sekolah SD, berdasarkan dengan pengalaman masa kecil dari pengarangnya.

Chibi Maruko-chan juga dijadikan sebuah serial drama dengan pemeran cilik Ei Morisako (generasi pertama) dan juga Ayaka Itoh (generasi kedua). Serial anime ini juga pernah ditayangkan di RCTI, RTV dan juga Spacetoon. Artis manga Jepang dari karakter Chibi Maruko-Chan sekarang telah meninggal dunia, Melalui keterangan resmi dari laman Sakura Production, Momoko Sakura meninggal karena kanker payudara yang dideritanya Di umur 53 tahun.

Pikachu

Pikachu adalah Pokémon utama dalam Ash Ketchum. Pokémon ini berbentuk lucu berwarna kuning dan punya keistimewaan dapat menghasilkan tenaga listrik. Pikachu bisa ditemukan di hutan, ladang dan juga beberapa tempat-tempat yang merupakan sumber tenaga listrik. Pikachu kerap kali dikejar-kejar oleh Team Rocket, karena mereka menganggap jika Pikachu adalah Pokémon yang istimewa.

Astro Boy

Tetsuwan Atomu yang juga dikenal dengan nama Atom Boy adalah seri anime yang 1952 hingga tahun 1968, sedangkan untuk anime-nya diputar pada tahun 1963-1966. Di Indonesia sendiri, manga-nya pernah diterbitkan dengan judul Atom Boy. Di Indonesia, serial ini pernah ditayangkan stasiun RCTI dan SCTV pada akhir tahun 1990-an hingga awal 2000-an, kemudian acara ini pindah ke Trans TV dan TV7 (Trans7) pada tahun 2003-2006 sebelum pada akhirnya ditayangkan di ANTV pada tahun 2008 hingga pada awal 2010-an.

Mario

Mario adalah sebuah karakter fiksi pada permainan game video, diciptakan oleh seorang desainer permainan video, Shigeru Miyamoto. Menjadi sebuah maskot dari Nintendo, Mario juga telah muncul pada lebih dari 200 permainan video sejak pembuatannya. Mario yang saat ini muncul dalam berbagai jenis permainan video, seperti halnya balapan, puzzle, permainan peran, fighting, olahraga, dan masih banyak lagi.

Mario digambarkan sebagai tukang gali ledeng Italia yang pendek dan gemuk, dan ia tinggal di kerjaan jamur. Pada serial Mario, ia berkali-kali menghentikan rencana Bowser menculik Princess Peach dan menaklukan Kerajaan Jamur. Ia juga memiliki teman dan juga beberapa musuh lain. Sebagai maskot dari Nintendo, Mario adalah salah satu karakter paling terkenal dalam sejarah permainan video game. Permainan Mario telah terjual lebih dari 201 juta unit, menjadikan serial Mario sebagai serial permainan video yang paling banyak terjual.

Totoro

Totoro berasal dari sebuah film animasi My Neighbor Totoro, adalah sebuah film animasi produksi Hayao Miyazaki dan juga dirilis ke teater Jepang. Di dalam serial animasi Ghibli tersebut terdapat monster besar terlihat seperti beruang namun tampak seperti kelinci, makhluk tersebut bernama Totoro. Totoro bukanlah makhluk yang lucu, Tidak sedikit yang percaya bahwa Totoro adalah sebuah Dewa Kematian, sehingga orang-orang yang bisa melihat Totoro sebenarnya adalah orang-orang yang memang sudah dekat dengan kematian, atau memang sudah meninggal.

Hello Kitty

Hello Kitty adalah nama untuk sebuah karakter yang dibuat oleh perusahaan Jepang, Sanrio. Hello Kitty yang memiliki nama lengkap asli Kitty White adalah sebuah bentuk personifikasi dari kucing berwarna putih dengan ciri khas pita dan hiasan lainnya di daun telinga sebelah kiri dan juga mulut yang tidak digambar. Hello Kitty pertama kali diperkenalkan di Jepang yaitu pada tahun 1974. Hak cipta Hello Kitty didaftarkan pada tahun 1976 dan sekarang Hello Kitty merupakan merek dagang yang telah ada di seluruh dunia.

Pada waktu pertama kali diperkenalkan, target utama pemasaran Hello Kitty adalah mereka anak perempuan, tapi sekarang penggemar Hello Kitty terdiri dari wanita maupun juga pria dari berbagai kalangan usia. Di Jepang, penggemar berat dan juga mereka para kolektor Hello Kitty disebut dengan nama Kitty-ra. Pada tahun 2004, barang-barang Hello Kitty menembus pasar lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Karakter Hello Kitty ini sudah menjadi subkultur yang mewakili budaya Jepang.

Doraemon

Doraemon adalah sebuah judul manga dan anime yang sangat populer. Animasi yang dikarang Fujiko F. Fujio sejak 1 Juni 1969 dan bercerita tentang sebuah kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 sekolah dasar yang bernama Nobi Nobita. Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Doraemon dikirim untuk dapat menolong Nobita agar nantinya keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya dan tidak harus menderita utang finansial yang akan terjadi pada masa depan yang di sebabkan karena kebodohan dari Nobita.

Serial komik Doraemon yang pertama kali diterbitkan yaitu pada bulan Desember 1969 di enam majalah berbeda. Sebanyak 1.345 cerita dibuat dalam rangkaian aslinya, yang kemudian diterbitkan oleh Shogakukan dalam komik Tentōmushi, yang kemudian diperluas hingga empat puluh lima jilid. Turner Broadcasting System membeli hak untuk seri anime Doraemon yaitu pada pertengahan 1980-an untuk versi berbahasa Inggris yang akan dirilis di Amerika Serikat.

Namun membatalkannya tanpa penjelasan sebelum menyiarkan episodenya. Pada bulan Juli 2013 Voyager Jepang, mengumumkan jika manga doraemon tersebut yang akan dirilis secara digital dengan bahasa Inggris melalui layanan e-book Amazon Kindle. Doraemon berhasil menjadi salah satu komik terlaris di dunia, telah terjual lebih dari 100 juta kopi.

Demikian itulah beberapa serial animasi Jepang yang paling terkenal. Tokoh animasi Jepang yang paling terkenal di dunia, Ketenarannya tentu bukan tanpa alasan karena beberapa anime dan manga tersebut sudah berhasil diterbitkan dan di tayang kan di berbagai negara. Apakah Anda juga salah satu dari penggemar tokoh animasi dan manga yang kita bahas di atas ?